Monday, April 7, 2014

Power of Context

Semoga teman2 sehat semua ya, sambil menemani malamnya, saya ingin bercerita ttg sebuah riset menarik yang dilakukan di Berkeley. Dilakukan di asrama mahasiswa,dimana setiap gedung di setiap lantai selalu ada kulkas yang bisa dipakai oleh semua mahasiswa, kulkas umum.

Risetnya begini,Periset menaruh 12 kaleng bir di beberapa kulkas. Ternyata yang terjadi, dalam waktu 2 hari, hampir semua bir itu hilang,habis diambil mahasiswa. Mereka mengambil bir yang bukan miliknya, dan tidak tau milik siapa. Di semua lokasi hampir selalu ludes habis.

Lalu di kulkas yang sama, pada waktu yang berbeda, ditaruh uang kecil2, 1 dan 5 dollar-an, sejumlah 20 sampai 30 USD. Dilipat dijepit dibawah makanan atau barang tapi tetap terlihat, seolah2 milik orang yang ditaruh disana. Dibiarkan dalam 2 hari, ternyata uang itu tidak di”curi” mahasiswa dan tetap ada disana.:-)

Hal ini menarik, karena mengambil satu kaleng bir, nilainya sama dengan 1 atau 2 dollar, tetapi mahasiswa merasa “normal2 saja” mengambil bir, tetapi tidak kalau mengambil uang. Mengambil uang itu adalah mencuri,sedangkan mengambil bir adalah berbagi rejeki.

Diwaktu yang lain, Ada lagi riset tentang tiket dan uang. Kalau anda punya uang 500.000 rupiah, mau pergi menonton bioskop malam itu, ternyata dijalan uang nya jatuh hilang 50.000 rupiah, sehingga sisa 450.000, apakah anda akan tetap menonton malam itu? 95 persen bilang akan tetap menonton.

Sebaiknya kalau paginya anda telah beli tiket 50.000 rupiah, disaku anda masih ada 450.000 rupiah, dan sorenya tiket itu hilang, apakah tetap akan beli tiket lagi malam itu dan menonton? Nah ternyata 50% lebih orang akan membatalkan dan tidak jadi menonton. Padahal dalam kedua hal itu yang hilang adalah “sama”.

The power of context. Sesuatu yang sama akan “terasa” berbeda bila berada dalam bentuk yang lain.

Dalam kehidupan bisnis, mencuri uang perusahaan dan korupsi sangat dianggap “hina”, tetapi datang terlambat kekantor (korupsi waktu), menaikkan laporan beaya perjalanan (mencuri uang), dianggap sangat lumrah dan hal biasa.

Hal ini juga dipakai untuk menjelaskan kejahatan kerah putih, dimana kalau sekedar merubah data perusahaan, kan tidak se “hina” mencopet atau mencuri atau merampok uang perusahaan?

The power of context, conclusi dari riset riset ini menunjukkan bahwa, sesuatu hal akan menjadi lain kalau dikemas dan ditaruh dalam perspektip yang berbeda. Pemahaman tentang hal Ini berguna untuk komunikasi, hubungan bisnis dan kehidupan sehari-hari.

Apakah lebih baik memberikan hadiah dalam bentuk barang/souvenir kepada custumer agar loyal, Ataukan memberikan diskon lebih baik? Atau Apakah memberikan gaji pokok yang besar kepada karyawan lebih baik agar karyawan bersemangat,ataukah gaji pokok yang kecil namun insentifnya yang besar? Dengan memahami power of context ini,bahwa sesuatu akan "terasa" berbeda jika "bungkusan" nya berbeda, maka kita dapat memberikan hal yang serupa dengan "bungkus" yang berbeda,agar mendapatkan hasil yang lebih baik dari customer ataupun karyawan kita.

Power of context tidak berhenti didalam kehidupan bisnis, namun berlaku secara umum juga dalam kehidupan sehari-hari. Semakin pas kita menyesuaikan dengan konteksnya maka semakin optimal hasil yang akan kita peroleh.

Salam Sukses,

Wednesday, February 5, 2014

PELUANG USAHA PLAY GROUP

sumber:http://www.sentrakukm.com

PROSPEK USAHA

Usaha playgroup (taman bermain) merupakan  usaha  yang bergerak dibidang jasa pendidikan, dengan menjadi target sasaran playgroup ini adalah anak-anak yang berusia antara 1 – 5 tahun.  Playgroup ini adalah kombinasi antara tempat penitipan anak dan taman kanak-kanak
.
Gagasan untuk mendirikan playgroup ini didasarkan atas kenyataan bahwa banyak wanita  yang berkerja di kantor-kantor pemerintahan atau swasta membutuhkan suatu tempat bagi anak-anak mereka, agar bisa mendapatkan pendidikan dan penjagaan yang baik. Playgroup yang akan dibentuk, memiliki system terbaru dalam mengembangkan potensi anak-anak, yaitu dengan cara  memasukkan ketiga unsur dari tujuan pendidikan (IQ, EQ dan SQ).  Memberikan fasilitas yang membumi (back to nature), anak-anak tidak hanya ditempatkan di satu kelas yang terbatas tetapi mereka juga akan melakukan kegiatan/petualangan di luar kelas.





TIPS KEBERHASILAN USAHA
Faktor keberhasilan usaha dalam usaha ini, antara lain :
    • Fasilitas kelas dan lingkungan yang memadai
    • Asuransi bagi anak-anak
    • Unit perawatan
    • Alat-alat permainan
    • Tersedia snack/ susu
    • Guru yang sangat memahami dunia anak
    • Metode pengajaran yang efektif 

FAKTOR KRITIS PADA KEBERHASILAN USAHA
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam usaha playgroup ini, antara lain :
1. Kelompok sasaran, yang secara statistik hanya terdapat 2% dari jumlah penduduk
2. Promosi yang efektif, yang meyakinkan pentingnya playgroup
3. Rasio antara guru dan siswa

TEKNIS MELAKUKAN USAHA
Berikut ini disampaikan pedoman usaha yang harus diperhatikan :
1. Pemetaan konsumen sasaran
Konsumen di khususkan untuk oprang tua yang memiliki anak-anak yang usianya antara 1-5 tahun, terutama bagi orangtua yang suami dan istri bekerja di luar rumah (kantor), sehingga untuk memudahkan pengawasan dan pendidikan bagi anak-anak mereka, mereka dapat menitipkan anak-anak nya pada.
2. Pemilihan lokasi yang strategis
Lokasi Playgroup harus strategis, selain letaknya di pinggir jalan yang memudahkan akses transportasi
3. Ketersediaan gedung utama dan gedung pendukung
Untuk bangunan playgroup, kami menyewa sebuah rumah yang memiliki halaman depan dan halaman belakang yang cukup luas sebagai tempat anak-anak bermain. 
4. Peralatan kelas dan kantor
Adapun peralatan yang kami butuhkan baik untuk peralatan kantor, peralatan kelas dan peralatan permainan antara lain:
Peralatan
Jumlah yang dibutuhkan
White board
 5   unit
Spidol (3 warna)
3    box
Kertas A4
12  rem
Ballpoint
10  box
Kertas plano
1   rem
Kertas origami
2   box
Crayon
60 pack
Gunting
5   buah
Komputer
1   unit
Meja kerja
5  unit
Kursi
8  unit
Lemari
3  unit
Printer
1  unit
Kipas Angin
2  unit
Jam dinding
4  unit
Telephone
1  unit
Stapler
5  buah
Isolasi
1 pack
Isi stapler
1 box
Stempel
2 buah
Penggaris  30 cm
5 buah
Ayunan
1 buah
Plosotan
1 buah
Jungkat - jangkit
1 buah
Kolam bola
1 unit
Meja + kursi belajar
50 buah

5. Kendaraan operasional
6. Melaksanakan tahapan proses pendidikan, antara lain :

1}
Proses pertama dimulai dengan mengadakan promosi baik melalui media cetak maupun media electronic dan menyebarkan brosur-brosur ke setiap kantor pemerintahan, swasta dan juga masyarakat.


2}
Proses kedua, membuka pendaftaran bagi semua peminat.


3}
Proses ketiga, kami melakukan tahap penyeleksian, sesuai dengan jumlah anak yang bisa kami tampung. Pada tahun pertama kami memiliki 2 kelas dengan kapasitas per kelas sebanyak 25 anak, total 50 anak.


4}
Proses keempat, pengutipan dana pembangunan dan iuran bulanan.


5}
Proses kelima, memulai aktivitas playgroup, yaitu penitipan dan pendidikan anak.


6}
Proses keenam, mengadakan kegiatan extrakurikuler, dengan mengajak orang tua untuk ikut serta melakukan kegiatan bersama baik piknik maupun olahraga.


7}
Proses ketujuh, melakukan evaluasi bersama dengan para orang tua



ASPEK LEGALITAS
Izin usaha yang mutlak harus dimiliki antara lain Izin Gangguan dan Izin Keramaian. Izin keramaian diperlukan karena usaha ini mungkin akan menimbulkan semacam ketidaknyamanan di saaat orang membutuhkan istirahat.  Anak-anak kecil kan biasanya suka bermain-main dan berteriak.
Izin keramaian ini bisa Anda urus di Kepolisian dengan membawa berkas sebagai berikut :
  1. Surat Pengantar dari Kelurahan;
  2. Fotokopi Kartu Keluarga;
  3. Fotokopi KTP;
  4. Formulir yang diisi lengkap
Selain kewajiban memiliki izin usaha tersebut, jangan tinggalkan kewajiban Anda (perusahaan) membayar pajak.  Mengurus NPWP dapat Anda lakukan di Kantor Pelayanan Pajak setempat dengan membawa fotokopi KTP, fotokopi Akta Perusahaan (jika berbadan hukum) dan pas foto terbaru




ANALISA USAHA
Strategi Harga
Diperkirakan untuk tahun pertama playgroup memiliki daya tampung sebanyak 50 org anak, setiap anak dikenakan uang pendaftaran, uang pembangunan dan iuran perbulan, untuk lebih jelas dapat dilihat pada table dibawah ini.
Uang pendaftaran
Rp.    25.000,-
Uang pembangunan
Rp.   300.000,-
Iuran per bulan
Rp.    200.000,-
Lokasi
Diperkirakan biaya sewa gedung di lokasi yang startegis per tahun sebesar  Rp. 40.000.000,-
Kebutuhan Peralatan
Adapun peralatan yang dibutuhkan antara lain:
Peralatan
Jumlah yang dibutuhkan
Biaya kalkulasi
(Rp)
White board
 5   unit
1.250.000,-
Spidol (3 warna)
3    box
    105.000,-
Kertas A4
12  rem
360.000,-
Ballpoint
10  box
100 000,-
Kertas plano
1   rem
100.000,-
Kertas origami
2   box
240.000,-
Crayon
60 pack
600.000,-
Gunting
5   buah
50.000,-
Komputer
1   unit
5 000 000,-
Meja kerja
5  unit
2 500 000,-
Kursi
8  unit
800 000,-
Lemari
3  unit
3 000 000,-
Printer
1  unit
500 000,-
Kipas Angin
2  unit
500 000,-
Jam dinding
4  unit
100 000,-
Telephone
1  unit
1 200 000,-
Stapler
5  buah
25.000,-
Isolasi
1 pack
100.000,-
Isi stapler
1 box
50.000,-
Stempel
2 buah
100.000,-
Penggaris  30 cm
5 buah
5.000,-
Ayunan
1 buah
500.000,-
Plosotan
1 buah
500.000
Jungkat - jangkit
1 buah
1.000.000
Kolam bola
1 unit
3.000.000
Meja + kursi belajar
50 buah
5.000.000



Total

26.190.000,-
Biaya Listrik
Untuk menunjang aktivitas operasional playgroup, diperlukan listrik dan air PDAM.  Biaya yang harus dikeluarkan adalah :
Listrik / bulan
Rp.    200.000,-
Air PDAM /bulan 
Rp.   50.000,-
Total biaya per bulan
Rp.    250.000,-

Biaya Tenaga Kerja
Adapun tenaga kerja yang dibutuhkan oleh
Guru 1  

Rp    650.000,-
Guru 2 

Rp.   650.000,-
Staff  kesehatan

Rp.   500.000,-
Cleaner & Cook

Rp.   300.000,-
Tukang kebun

Rp.   200.000,-
Admin. & Keuangan

Rp.   700.000,-
Total

Rp.3.00.000,-
Jadi total gaji tenaga kerja per tahun : Rp. 3.000.000,- x 13 bln = Rp.39.000.000,-

Gaji Pimpinan

Adapun gaji pimpinqn yang mengelola playgroup ini adalah:
1.  Kepala Sekolah 
Rp.1.500.000,-
2.  Wakil Kepala Sekolah  
Rp.1.000.000,-
Pengurusan Legalitas
Bentuk usaha playgroup ini adalah Yayasan Pendidikan dengan biaya yang harus dikeluarkan adalah:
Untuk pengurusan akte notaris dan akte dari kehakiman Rp. 1.000.000,-
Untuk pengurusan NPWP sebanyak Rp. 100.000,-
Untuk pengurusan SIPP  sebanyak Rp.  400.000,-

 

Perlengkapan Kantor

Perlengkapan yang diperlukan untuk menunjang kegiatan operasional playgroup ini, antara lain :
Peralatan kantor
Jumlah yang dibutuhkan
Perkiraan biaya
(Rp)
Komputer
1  unit
5 000 000,-
Meja kerja
7 unit
3 500 000,-
Kursi
10 unit
2 000 000,-
Lemari
3 unit
3 000 000,-
Printer
1 unit
500 000,-
Kipas Angin
2 unit
500 000,-
Jam dinding
4 unit
100 000,-
Telephone
1 unit
1 200 000,-
Perkiraan Pendapatan
Jumlah siswa untuk tahun pertama: 50 anak
Uang pendaftaran
Rp.  25.000 x 50
Rp 1.250.000
Iuran pembangunan
Rp.300.000 x 50
Rp 15.000.000
Iuran per bulan 
Rp.200.000 x 50 x 12
Rp 120.000.000
Total pemasukan per tahun
Rp. 136.250.000

PERKIRAAN LABA RUGI
KETERANGAN
TAHUNAN
TOTAL
A.  PENDAPATAN

  136,250,000
1. Pendaftaran & SPP
     136,250,000




B.  BIAYA OPERASI


 1. Biaya Tenaga Kerja Langsung
        2,000,000
      3,000,000
 2. Biaya Overhead
        1,000,000




C.  LABA KOTOR (A - B)
  
  133,250,000
D.  BIAYA USAHA


1. Gaji Pengelola
       19,500,000

2. Gaji Staf Pemasaran
       13,000,000

3. Gaji Staf Produksi
       29,900,000

4. Gaji Staf Adm & Keu
        9,100,000

5. Biaya Pemasaran
        2,000,000

6. Keperluan Bahan Kantor
        3,000,000

7. Biya Sewa
       40,000,000

8. Biaya Lain-lain
        1,000,000

9. Penyusutan
        6,750,000




E.  TOTAL BIAYA USAHA
     124,250,000
  124,250,000
F.   LABA USAHA (C - E)
  
      9,000,000
G.  B E P (E/C) 100%
  
               0.93

Peluang usaha Salon

PROSPEK USAHA


Peningkatan pendapatan masyarakat, meningkatnya tingkat pendidikan, pengaruh budaya perkotaan telah mendorong  salon menjadi gaya hidup bahkan kebutuhan pokok masyarakat perkotaan. Setiap orang  yang hadir dalam berbagai  kesempatan (event) seperti rapat, pesta ulang tahun,
http://localhost/skim/WUB/salon/prospek_clip_image002.jpg
wisuda, arisan, reuni ingin tampil rapih dan elegan, sudah pasti memerlukan jasa salon.  Ragam konsumennyapun sangat luas dari  berbagai segmen pria-wanita dari segala kelompok usia balita, anak-anak, remaja, dewasa, usia matang hingga kelompok lanjut usia.

http://localhost/skim/WUB/salon/image/salon1.jpg
Usaha salon memiliki prospek bisnis yang menjanjikan paling tidak jika dilihat dari aspek ekonomi rumah tangga pengelolanya. Sebagai gambaran dengan memanfaatkan salah satu ruangan dirumah ditata dengan investasi awal untuk perlengkapan dan perijinan sebesar Rp 27.000.000,-, modal kerja perbulan  sebesar  Rp 9.000.000,-  (untuk menggaji tenaga kecantikan 3 orang, belanja produk
perawatan kecantikan, dan pengeluaran untuk listrik dan air), dengan perkiraan pendapatan sebesar Rp 12.000.000,- per bulan ( perawatan rata-rata 10 orang per hari @ Rp 40.000,-) sudah dapat meraih keuntungan sebesar Rp 3.000.000,-



TIPS KEBERHASILAN USAHA

Usaha salon adalah usaha jasa yang berkaitan dengan perawatan kecantikan (rambut, kulit, facial,      pedicure, manicure, dll) yang keberhasilannya sangat ditentukan oleh kepuasan pelanggan yang  sensitif terhadap :
·         Kebersihan dan kenyamanan tempat terutama AC
·         Pelayanan dan penanganan yang cepat, ramah dan profesional
·         Produk jasa perawatan kecantikan yang lengkap
·         Dilengkapi dengan ketersediaan makanan ringan dan minuman ringan
·         Tanggap dalam mengikuti trend mode penataan rambut dan perawatan wajah
·         Dilengkapi dengan persewaan busana pesta
·         Aktif mengembangkan jaringan dan komunikasi dengan para pelanggan
·         Di ruang tunggu dapat menyediakan majalah, tabloid tentang kecantikan, hair stile, dan tata rias dan tata busana.
·         Harga yang bersaing











FAKTOR KRITIS PADA KEBERHASILAN USAHA
Secara umum kendala atau faktor kritis sebelum memulai usaha bagi calon Wira Usaha Baru  di bidang      jasa salon  antara lain aadalah:
  1. Dukungan dari keluarga, bagi keluarga yang terbiasa untuk bekerja sebagai pegawai baik pegawai negeri maupun swasta seringkali menghadapi tantangan dari keluarga bahwa wirausaha itu kurang memberikan status sosial yang membanggakan.
  2. Mencari lokasi yang strategis.  Usaha salon biasanya harus dibuka pada tempat yang strategis, dekat jalan yang ramai dilalui oleh banyak orang, di kompleks perumahan dengan fasilitas umum yang memadai dengan jumlah KK yang cukup banyak, atau di tempat-tempat khusus yang disediakan untuk area komersial.  Bagi pemula yang kebetulan ingin membuka salon dan kebetulan tidak memiliki tempat yang strategis sementara jika menyewa tempat juga mahal dapat menjadi kendala untuk usaha ini.
  3. Memperoleh rekomendasi atau izin dari tetangga.  Pada sebagian masyarakat masih memandang bahwa usaha salon identik dengan prostitusi terselubung atau tempat mangkal orang-orang yang kurang disenangi masyarakat seperti guy, banci, dan kelompok abnormal lainnya.
  4. Sedangkan apabila usaha sudah berjalan, faktor kritis sebagai mana pada umumnya usaha jasa adalah terletak pada:
  5. Orang atau tenaga profesional penghasil jasa, karena jasa tidak dapat disimpan dan memiliki sifat yang sangat spesifik. 
  6. Terjadinya bajak membajak tenaga kecantikan atau penata rambut sering menyebabkan tingginya turn over mereka.  Apabila tenaga yang sudah memiliki pengalaman dan  kompetensi tinggi pindah, biasanya para konsumen pelanggan salon kita juga ikut pindah.  Kita harus merekrut lagi orang baru yang belum tentu cepat diterima oleh konsumen/pelanggan.
  7. Kemauan untuk terus meningkatkan kompetensi dan keahlian melalui kursus, seminar, pameran yang berhubungan dengan bisnis salon agar selalu mengikuti trend perkembangan




TEKNIS MELAKUKAN USAHA
Secara teknis usaha Salon dapat diklasifikasikan  menjadi :

Salon Umum
Ini merupakan jenis salon sebagaimana sering Anda jumpai saat ini,menyediakan berbagai layanan mulai dari perawatan rambut, kuku, hingga perawatan kulit.  Bahkan Anda juga bisa mulai menawarkan produk-produk perawatan rambut dan kulit tersebut untuk para konsumen Anda.

Salon untuk Wanita Muslim
Salon yang saat ini tidak membedakan pelayanannya untuk pria dan wanita.  Semu pelayan salon digabung menjadi satu.  Jarang ada pemisahan ruangan salon khusus untuk pria dan wanita.  Nah, hal ini kadang membuat wanita muslim khususnya yang mengenakan jilbab merasa risih.  Belum lagi kalau mendapat kapster pria.  Maka dengan adanya salon khusus wanita muslim ini pasti bisa menjadi solusi bagi yang membutuhkan pelayanan ekstra.

Salon Khusus Anak-Anak
Ide salon jenis ini adalah perasaan anak-anak yang takut saat diajak ke salon.  Entah karena suasananya yang dianggap tidak ramah terhadap anak-anak atau malah melihat peralatan salon yang bertebaran.  Nah, dengan adanya salon untuk anak-anak ini, Anda bisa menciptakan salon dengan suasana yang khas untuk anak-anak.  Misalnya: potong rambut sambil main video game atau nonton film kartun kesukaan mereka.  Sementara menunggu giliran, sediakan pula arena bermain untuk mereka atau perpustakaan dengan koleksibuku anak-anak yang menarik.
            
Pengembangan bisnis selanjutnya : untuk orang tua yang mengantar bisa disediakan butik.  Jadi sementara anak potong rambut, orang tua (ibu) bisa berbelanja.  Anda bahkan bisa menyediakan cafĂ© bagi orang tua atau siapapun yang menunggu.

Salon Khusus untuk Karyawan
Salon ini khusus untuk melayani karyawan, jadi pelayanan yang ditawarkan hanyalah perawatan rambut dan wajah yang simpel dan tidak memerlukan waktu lama.  Misalnya hanya cuci, potong blow dan make up.  Karena khusus melayani karyawan, alangkah baiknya kalau salon ini buka pagi-pagi sekali, sebelum jam kantor, agar karyawan yang malas atau belum sempat dandan dari rumah bisa mampir ke salon dulu.  Nah, saat istirahat jam kantor, kita menyediakan layanan creambath, menicure-pedicure, atau pijat refleksi.  Tentunya semua dengan tarif karyawan lho.
            Pengembangan bisnis selanjutnya : misalnya sediakan menu sarapan bagi pelanggan salon.

Salon Khusus untuk Pasien Rumah Sakit
Salon ini memang diarahkan untuk menyegarkan pikiran sekaligus membantu mengembalikan perasaan nyaman kepada pasien atau siapapun yang berada di rumah sakit.  Jenis salon ini bisa dikembangkan lebih baik lagi dengan membuat suasana yang beda dari suasana rumah sakit.  Jadi setiap pelanggan akan Anda sambut seakan-akan mereka adalah orang yang sehat.  Pada saat mereka keluar dari salon Anda, mereka akan merasa bugar dan memiliki perasaan positif dalam menjalani masa berat mereka di rumah sakit.  Yang perlu Anda pertimbangkan adalah jenis perawatannya yang selalu berhati-hati melakukan praktik agar selaras dengan program pemulihan/penyembuhan yang sedang dijalankan pelanggan Anda.
Aspek persiapan teknis yang harus diperhatikan, antara lain:
1.      Secara teknis operasional mendirikan usaha salon cukup mudah tidak perlu areal lahan dan bangunan yang luas.Usaha ini dapat dilakukan di rumah dengan memanfaatkan ruangan yang ada. Ruang dapat ditata sedemikian rupa sehingga memiliki kesan yang bersih, rapih dengan disai interior yang menarik.
2.      Perlengkapan yang dibutuhkan seperti: kursi salon, mesin pemanas rambut, pengering rambut, tempat tidur untuk facial, tempat untuk cuci rambut,  cermin besar yang melingkar di dinding, troley untuk tempat peralatan, alat-alat salon seperti sisir dan gunting, set manicure-pedicure, handuk dll.  Semua perlengkapan salon ini mudah diperoleh di pasar.
3.      Ketersediaan tenaga profesional seperti hair stilist dan beautician minimal harus tersedia 3 orang adalah faktor kritis yang harus diperhatikan

ASPEK LEGALITAS
Surat permohonan izin untuk membuka salon kecantikan yang memakai jasa seorang spesialis kecantikan/beautician, ditujukan kepada Kepala Dinas Pariwisata.  Persyaratan yang dibutuhkan untuk melengkapi surat permohonan Anda diantaranya :
  1. Surat Pernyataan dari ahli kecantikan bersedia sebagai penanggung jawab teknis salon kecantikan;
  2. Fotokopi Surat Izin Praktik Ahli Kecantikan;
  3. Surat Keterangan Berbadan Sehat dari dokter bagi semua karyawan salon kecantikan;
  4. Surat Pernyataan dari dokter konsultan di bidang kecantikan/medis;
  5. Fotokopi KTP setempat;
  6. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  7. Fotokopi Surat Izin praktik yang masih berlaku (Tipe A);
  8. Fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) jika perlu;
  9. Fotokopi Surat Izin Gangguan;
  10. Surat Keterangan Domisili Usaha dari kelurahan setempat;
  11. Surat Keterangan kontrak/sewa bagi yang mengontrak/menyewa (minimal 2 tahun) disertai fotokopi KTP pemilik bangunan.
Untuk salon yang sekedar sebagai tempat potong rambut saja, Anda bisa mengajukan surat permohonan izin pendirian barbershop (cukur/potong rambut) yang ditujukan kepada Gubernur atau Kepala Daerah Tingkat I, melalui Kepala Dinas Pariwisata, surat permohonan Anda harus dilengkapi dengan :
  1. Akta Pendirian Perusahaan bagi yang diselenggarakan oleh Badan Hukum dan atau KTP Pimpinan Perusahaan bagi yang diselenggarakan oleh Perorangan;
  2. Bukti status tempat dan kepemilikan yang jelas;
  3. Surat Pernyataan tidak keberatan dari lingkungan, dalam hal ini tetangga, yang diketahui RT/RW/Lurah/Camat;
  4. Surat Keterangan Domisili Perusahaan dari Lurah diketahui Camat setempat;
  5. Izin Undang-undang Gangguan/Izin Gangguan yang biasa disebut HO;
  6. Nomor Pokok Wajib Pajak.

ANALISA USAHA
Analisis usaha sangat ditentukan oleh sekala usaha dapat didekati dengan kapasitas atau volume penjualan jasa per periode dan dan asumsi-asumsi yang dijadikan dasar perhitungan.  Sebagai simulasi, sekala usaha dan asumsi usaha salon yang disajikan ini adalah sebagai berikut:
  1. Usaha dilakukan di rumah sementara mengabaikan investasi untuk tanah dan bangunan,
  2. Modal usaha seluruhnya berasal dari modal sendiri (keluarga)
  3. Metoda penyusutan menggunakan metoda garis lurus
  4. Pajak PPH dan PPN diabaikan.
Investasi untuk peralatan
Peralatan yang diperlukan:
  1. Kursi salon 3 unit @ Rp 2,500,000,-
  2. Pemanas rambut 1 unit @ 2.000.000,-
  3. Pengering rambut 3 unit @ 250.000,-
  4. Tempat tidur untuk facial 2 unit @ 2.000.000,-
  5. Tempat untuk cuci rambut 2 unit @ 1.500.000,-
  6. Cermin di dinding 3 unit @ 1.000.000,-
  7. Troley untuk tempat peralatan 1 unit Rp 1.000.000,-
  8. Peralatan gunting, sisir, set manicure-pedicure, handuk Rp  2.000.000,-
  9. Lemari etalase  1 unit  Rp 2.750.000,-
Semua peralatan ini diasumsikan memiliki umur ekonomis selama 5  tahun
Pembelian bahan-bahan untuk salon habis pakai per bulan Rp 3.000.000,-
Biaya usaha per bulan
-  Listrik telepon dan air Rp 1.000.000,-
- Gaji beautician 3 orang @ Rp 1.000.000,-
- Biaya promosi Rp 1.000.000
- biaya lain-lain Rp 500.000,-
Perkiraan Pendapatan Per Bulan
Rata-rata per hari akan ada 10 orang pengunjung salon @ Rp 50.000,- untuk melakukan beberapa perawatan kombinasi dari gunting rambut, facial, manicure-pedicure dan cream bath.




PROYEKSI LABA RUGI