Friday, October 7, 2011

USAHA ES BUAH

sumber: sentra kukm.com

PROSPEK USAHA

Es buah merupakan minuman yang terbuat dari potongan buah-buahan, rumput laut, agar-agar dan kolang-kaling yang ditambahkan es serut, sirup, air gula, dan susu kental manis. Minuman ini cocok dinikmati pada siang hari saat cuaca panas.
a. Produk
Buah-buahan yang sering digunakan untuk membuat es buah adalah mangga, strawberri, alpukat, blewah, nangka, melon dan buah kelapa muda. Bahan pelengkapnya adalah agar-agar, rumput laut, dan kolang-kaling. Gunakan buah-buahan dan bahan pelengkap yang berkualitas dan masih segar. Semakin berkualitas dan segar bahan yang digunakan, semakin lezat es buah yang dihasilkan.
Bahan-bahan es buah banyak tersedia di pasar tradisional ataupun di supermarket. Buah-buahan juga bisa didapat dari pemasok buah. Selain harganya lebih murah, kualitas dan kontinuitasnya lebih terjaga.
b. Lokasi
Beberapa pilihan lokasi untuk berjualan es buah adalah di dekat pusat perbelanjaan, di pinggir jalan raya yang ramai, dekat perumahan, perkantoran, sekolah atau kampus. Pastikan tempat berjualan berada di lokasi yang mudah terlihat dan sering dilewati banyak orang.
Usaha es buah dapat dijalankan sendiri. Namun, jika jumlah pelanggan meningkat pemilik dapat mempekerjakan 1-2 orang


TIPS KEBERHASILAN USAHA

1. Buat catatan keuangan (cash flow)
Catatan keuangan dapat digunakan untuk mengetahui jumlah modal, biaya operasional sehari-hari yang dikeluarkan, dan keuntungan yang diperoleh. Selain itu juga, catatan keuangan juga bisa Untuk pengajuan peminjaman ke bank, sebuah catatan keuangan juga bisa menentukan diterima atau tidaknya pengajuan tersebut. Catatan tersebut dapat dijadikan jaminan bahwa pedagang telah benar-benar membuka dan menjalankan usahanya.

2. Tepat menentukan harga jual
Pastika harga jual bersaing dengan penjual es buah yang lainnya. Hampir semua usaha ini memiliki banyak pesaing. Harga merupakan salah satu faktor penting untuk memenangkan persaingan di tengah banyaknya produk sejenis di pasaran.

3. Kelola karyawan dengan benar
Sesuai jumlah karyawan dengan kabutuhan usaha, karyawan terlalu banyak menjadikan tidak efisien. Tambah jumlah karyawan ketika usaha sudah berkembang agar konsumen terlayani dengan baik.
Buat aturan yang jelas mengenai hubungan antara pemilik dan karyawan. Hak dan kewajiban harus jelas dan diketahui oleh karyawan sejak awal bekerja.
Upah karyawan sebaiknya disesuaikan dengan perkembangan usaha. Kenaikan upah dan pemberian bonus sesuai dengan peningkatan omzet tentunya akan meningkatkan kinerja keryawan.

4. Sisihkan keuntungan untuk pengembangan usaha
Keuntungan yang didapat harus disisihkan, antara lain untuk persiapan mengganti perlengkapan usaha yang rusak atau menurun fungsinya dan untuk pengembangan usaha. Salah satu kriteria keberhasilan usaha adalah semakin berkembangnya usaha.

5. Miliki rasa yang khas/unik
Biasanya tempat usaha dikenal karena menu atau rasa yang khas lain daripada yang lain, terutama yang menyajikan berbagai menu. Misalnya usaha aneka es buah. Es telernya bisa dijadikan menu andalan. Tidak sedikit nama usaha yang berasal dari nama menu andalan.

6. Berikan pelayanan yang professional
Meskipun hanya usaha kecil, pelayanan tetap harus propesional. Tidak membiarkan pembeli menunggu terlalu lama, mendahulukan pembeli yang datang lebih dulu, dan selalu ramah terhadap pembeli merupakan beberapa contoh pelayanan yang profesional dan memuaskan konsumen. Pastikan karyawan yang Anda rekrut sudah diberi pelatihan sebelum memulai membantu usaha. Tidak hanya pengetahuan secara teknis, tetapi juga cara-cara melayani pembeli secara benar dan tulus.

7. Buka cabang
Selain merupakan salah satu kriteria perkembangan usaha, membuka cabang memberikan beberapa keuntungan. Antara lain produk yang dijual dan merek usaha lebih dikenal masyarakat. Membuka cabang tersebut tidak harus menggunakan modal sendiri. Sistem bagi hasil menggunakan modal tambahan dari orang lain atau sistem waralaba merupakan cara mempercepat pertumbuhan usaha.

8. Jaga kebersihan dan kerapihan
Menjaga kebersihan menjadi faktor yang sangat penting bagi usaha. Kebersihan yang dimaksud meliputi kebersihan tempat, perlengkapan, dan minuman. Tidak hanya itu, kebersihan dan kerapihan pelayanan atau penjual perlu diperhatikan.

9. Kerja keras, cerdas, dan kreatif
Tidak ada cara lain untuk mewujudkan mimpi memiliki usaha selain memulainya dan bekerja keras serta cerdas untuk membuatnya lebih berkembang.
Kreativitas harus terus digali untuk menciptakan hal-hal baru pada usaha yang dijalankan. Seluruh aspek usaha mulai dari produk, pelayanan, harga, hingga teknik pengelolaan karyawan terus digali hingga didapatkan yang terbaik.

FAKTOR KRITIS PADA KEBERHASILAN USAHA
1.Buah-buahan tidak bertahan lama
Sebagian besar buah-buahan hanya tahan beberapa hari sebelum akhirnya busuk. Kondisi ini menjadi risiko usaha es buah. Seringkali buah terlanjur busuk sebelum habis terjual. Karena itu, pedagang es buah harus memperkirakan jumlah buah yang dibeli dan tingkat kematangannya.

2. Musim hujan
Faktor musim juga memengaruhi ketersediaan beberapa jenis buah, disamping itu pada musim hujan usaha ini mungkin akan kekurangan konsumen sehingga menjadi kurang laku.

TEKNIS MELAKUKAN USAHA

a. Perlengkapan Usaha
1. Masa pakai etalase 4 tahun.
2. Masa pakai meja dan kursi, serutan es, dan ice box 3 tahun. 4. Masa pakai Perlengkapan lain-lain (toples, pisau, mangkuk, gelas, dan sendok) 2 tahun.
b. Promosi
Promosi usaha es buah antara lain dengan menata dan menyusun buah¬buahan memenuhi etalase sehingga menarik orang yang melintas di sekitar tempat usaha untuk membeli. Toples berisi agar-agar, rumput laut, dan kolang-kaling juga ditata rapi dan diletakkan di bagian etalase yang mudah terlihat.
Buat spanduk berwarna cerah bertuliskan nama usaha dan jenis-jenis minuman yang disajikan. Lengkapi spanduk dengan foto es buah untuk menarik perhatian.
c. Penetapan Harga
Harga satu porsi es buah bervariasi, tergantung dari jenis buah yang digunakan dan banyaknya. Semakin mahal dan banyak buah yang digunakan harganya semakin tinggi. Harga jual satu porsi es buah Rp4.000—Rp8.000.
d. Perlengkapan Usaha dan Karyawan
Perlengkapan usaha untuk berjualan es buah tidak terlalu banyak. Antara lain gerobak atau etalase berukuran sedang atau besar untuk menyimpan sekaligus men-display buah, meja, dan kursi. Perlengkapan lain yang dibutuhkan adalah toples, pisau, serutan es, icebox, mangkuk, sendok, dan gelas beling atau plastik.

ASPEK LEGALITAS
Dalam memulai usaha, sebelum melakukan pengembangan usaha yang lebih besar, maka diharapkan pengusaha memilih aspek legal sebagai perusahaan perseorangan. Untuk itu legalitas usaha es buah relatif mudah, sebab untuk tahap awal tidak membutuhkan aspek legal yang lengkap. Namun setidaknya memperoleh ijin dari tetangga terdekat dan Kepala Rukun tetangga


ANALISA USAHA
a. Biaya Investasi

- Etalase
Rp 2.000.000
- Meja dan kursi
Rp    300.000
- Serutan es
Rp    100.000
Ice box
Rp    120.000
- Perlengkapan lain-lain
Rp    250.000
Total investasi
Rp 2.770.000
b. Biaya Operasional per Bulan

1. Biaya Tetap

   - Penyusutan etalase 1/48 x Rp2.000.000     
Rp     41.700
   - Penyusutan meja dan kursi 1/36 x Rp300.000          
Rp       8.300
   - Penyusutan serutan es 1/36 x Rp100.000               
Rp       2.800
   - Penyusutan ice box 1/36 x Rpl 20.000                   
Rp       3.300
   - Penyusutan perlengkapan lain-lain

     1/24 x Rp250.000                                               
Rp     10.400
   - Gaji karyawan 2 orang @ Rp.600.000                       
Rp 1.200.000
   Total biaya tetap                                                   
Rp 1.266.500
2. Biaya Variabel

   - Avokad 5 kg x Rp8.000/kg x 30 hari                      
Rp   1.200.000
   - Nangka 1 kg x Rp10.000/kg x 30 hari                    
Rp      300.000
   - Stroberi 8 pak x Rp6.000/pak x 30 hari                  
Rp   1.440.000
   - Rumput laut 2 kg x Rp6.000/kg x 30 hari                
Rp      360.000
   - Blewah 10 kg x Rp2.500/kg x 30 hari                     
Rp      750.000
   - Mangga arum manis.6 kg x Rp12.000/kg x 30 hari
Rp   2.160.000
   - Kelapa muda 8 butir x Rp3.000/butir x 30 hari         
Rp      720.000
   - Melon 8 kg x Rp4.000/kg x 30 hari                        
Rp      960.000
   - Kolang-kaling 1 kg x Rp6.000/kg x 30 hari   
Rp      180.000
   - Agar-agar 8 sachet x Rp2.000/sachet x 30 hari      
Rp      480.000
   - Susu kental manis

      3 kaleng x Rp6.000/kaleng x 30 hari                     
Rp      540.000
   - Gula pasir 3 kg x Rp6.000/kg x 30 hari                   
Rp      540.000
   - Gelas plastik per pak

     (50 buah) x Rp12.500/pak x 30 hari
Rp      375.000
   Total biaya variabel
Rp 10.005.000
Total biaya operasional
Rp 11.271.500
c. Penerimaan

   Penjualan es buah

   (100 mangkuk x Rp5.000/mangkuk x 30 hari)                
Rp 15.000.000

d. Keuntungan per Bulan

   Keuntungan = Total penerimaan-total biaya operasional

                          Rp. l 5.000.000—Rp. 11.271.500
Rp. 3.728.500
e. Revenue Cost Ratio (R/C)

   R/C = Total penerimaan : total biaya operasional
   Rpl 5.000.000 : Rp11.271.500
1,33
f. Payback Period

   Payback period=(Total biaya investasi/keuntungan) x 1 bulan

   (Rp2.770.000 : Rp3.728.500) x 1 bulan
23 hari



6 comments:

  1. mas beli gelas plastiknya 50 buah kok perhitungannya 100 mangkuk per bln ?

    ReplyDelete
  2. Iya maaf cuma Copas dari aslinya....

    ReplyDelete
  3. NUMPANG PROMO GAN http://ceritapengusahamuda.blogspot.com/

    ReplyDelete
  4. bisnis es buah emang prospek bang heheh .. mksh buat tips es buahnya semoga bermanfaat :)

    ReplyDelete
  5. boleh nitip ya http://achefendi48.wordpress.com/2014/05/18/rumput-laut/

    ReplyDelete