USAHA SPA


Spa sekarang bukan lagi sekedar trend, melainkan sudah menjadi kebutuhan.  Seiring dengan perkembangan ini, tempat spa mulai bertebaran di mana-mana.  Semakin banyak orang mengunjungi spa, entah untuk relaksasi atau hanya sekedar memanjakan diri.  Bisnis spa perlu modal jauh lebih besar daripada bisnis salon yang sekedar perawatan rambut.  Apalagi jika pasar yang menjadi sasaran Anda adalah kalangan menengah ke atas.  Bahan yang dipergunakan untuk spa pun mengambil jatahanggaran yang tidak main-main.  Bahan spa di antaranya lumpur, cokelat, hingga bubuk emas. Spa memang identik sebagai tempat relaksasi, menenangkan pikiran dan menjernihkan jiwa.  Dengan demikian tempat spa harus nyaman dan bisa membuat konsumen merasa santai.  Anda bisa merenovasi salah satu ruang dan menyulapnya jadi kamar spa, tambahkan aksesories dan soft furnishing yang biasanya diberi sentuhan etnik.solus per aqua yang artinya terapi menggunakan air.  Ada pula yang berpendapat spa berasal dari Belgia.  Padahal kalau kita telusuri, sejak dulu, nenek moyang kita pun sudah melakukan terapi mandi, mulai dari mandi air laut, mandi air mineral, mandi belerang, bahkan mandi rempah. Dengan meningkatnya jumlah kelompok kelas menengah perkotaan yang biasanya dicirikan dengan pekerja keras, dan kesibukan yang tinggi sering membuat mereka stress menghadapi target pekerjaan yang tinggi.  Di satu sisi mereka mempunyai pendapatan yang tinggi.  Terhadap segmen pasar kelompok inilah  spa memiliki prospek bisnis yang menjanjikan. 

PROFIL PENGUSAHA

mom n jo, Sahabat Ibu Hamil

Panas dan sibuk lalu lintas Jakarta langsung menguap ketika para tamu memasuki mom n jo, sebuah spa untuk ibu hamil dan anak-anak. Ruangan nyaman dengan wangi aromaterapi yang menenangkan, dan perawatan terampil dan aman membuat mom n jo menjadi tempat 'pelarian' bagi para ibu hamil. Sejak dibuka pada April 2006, Fifi Lim (35) pemilik mom n jo, kini sudah balik modal dan tinggal menikmati keuntungan. Membuka bisnis spa untuk ibu hamil, sebelumnya tak terpikirkan oleh Fifi. Kehamilan pertamanya yang cukup membuatnya menderita yang mengilhami Fifi membuat bisnis ini. Saat itu, Fifi tak hanya mengalami morning sickness, sepanjang hari ia juga merasakan pening, mual, hingga badan pegal-pegal. Bila gangguan itu sedang parah, Fifi pun harus rela duduk sepanjang hari di dekat toilet karena ia bisa muntah puluhan kali. Fifi pergi ke dokter untuk mengatasi penderitaannya waktu itu. “Karena bukan penyakit, dokter hanya memberi saya pil antimuntah.” Akhirnya, untuk meringankan rasa tak enak itu, Fifi ingin mendapat pijatan di spa seperti yang biasa ia lakukan. Ternyata tak mudah mencari spa untuk ibu hamil di Jakarta. Beberapa spa yang didatangi menolak melayaninya karena tidak memiliki kemampuan pregnancy massage. Maklum, tubuh ibu hamil membutuhkan penanganan berbeda .Fifi kemudian terpikir, apakah pregnancy massage itu memang ada? Begitu dia membuka internet, ternyata di dunia maya itu ia menemukan banyak informasi tentang pregnancy   massage. Dari teknik pemijatan, manfaatnya, hingga tempat untuk ikut kursus. Ia kemudian juga menemukan bahwa di Amerika seorang dokter kandungan mengakui, pijat selama kehamilan membantu membuat nyaman ibu hamil. “Selain memberikan kenyamanan, pemijatan teratur menjaga kecantikan ibu hamil, terutama mengurangi timbulnya stretch mark dan water retention yang ditandai oleh adanya bengkak-bengkak di bawah kulit.”

Penasaran dengan pregnancy massage, Fifi pun berniat mempelajarinya. Kebetulan, ia menemukan informasi tentang guru pregnancy massage ini di Singapura. Pertengahan 2004, setelah anak pertamanya, Josephine (kini 4,5 tahun) berusia 6 bulan, Fifi pergi ke Singapura untuk kursus privat selama 6 bulan, dengan memboyong serta putri kecilnya.
Tekad yang kuat untuk belajar membuat Fifi cepat menguasai pelajarannya. “Dalam satu hari, saya bisa menghafal gerakan-gerakan massage itu. Cuma, untuk melancarkannya hingga pijatan itu tidak menyakiti badan orang yang dipijat, makan waktu lama,” tuturnya. Selain teknik pijat, ia pun harus menguasai anatomi, fisiologi, dan kontur tubuh manusia. Khusus untuk pijat ibu hamil, ia juga mempelajari berbagai perubahan yang terjadi selama kehamilan. Lulus kursus dan mendapat ijazah sebagai terapis pregnancy massage, Fifi balik ke Jakarta. Tapi, saat itu dia belum terpikir membuka spa khusus ibu hamil. Lantas, kapan ide memulai bisnis spa itu muncul? “Ini gara-gara sering ikut kelas pilates di sebuah mal di Jakarta Selatan. Tiba-tiba saja terpikir untuk membuka bisnis spa khusus ibu hamil di sini,” kata Fifi, yang melihat pengunjung mal itu memang tak terlalu ramai, tetapi mereka yang datang adalah warga menengah ke atas, yang sesuai dengan target konsumennya.

Fifi lalu mengutarakan niatnya kepada suaminya, Johannes Dharma, yang juga seorang pengusaha. “Ngeri,” begitu komentar suaminya akan prospek bisnis itu. “Suami saya merasa ngeri karena spa bukan bisnisnya. Tapi, dia mendukung penuh keinginan saya,” tutur Fifi.
Terapis Wajib Sekolah
Satu hal yang menjadi fokus perhatian Fifi saat memulai bisnisnya adalah menyiapkan terapis yang mumpuni. Menurutnya, di tangan terapis itulah kunci keberhasilan bisnis yang akan diterjuninya itu. Untuk itu, ia sengaja memanggil gurunya sewaktu belajar di Singapura datang ke Jakarta untuk mengajari para terapis hasil rekrutannya.

Itu baru dari teknik pijatan. Untuk hasil maksimal, Fifi pun memilih bahan-bahan berkualitas baik dan antialergi untuk massage di spa miliknya. Misalnya, ia memakai grape seed oil (minyak biji anggur) yang kualitasnya di atas minyak zaitun. “Minyak ini diproduksi di Amerika dan Australia, tetapi saya mengambilnya dari agen di Singapura,” kata Fifi, yang sekali kulakan, bisa berdrum-drum.

Sementara, untuk minyak aromaterapi dan bahan-bahan untuk lulur atau scrub, selain impor, ia juga mengambil produk dalam negeri. “Inginnya, sih, produk untuk spa diambil semua dari sini, apalagi Indonesia kaya akan bahan-bahan alami. Tapi, kualitas produksi terkadang tidak konsisten. Malah, pernah suplai barang kosong,” tutur Fifi, yang saat ini tengah belajar tentang aromaterapi lewat online. Dengan menawarkan semua hal yang terbaik itu, Fifi mematok tarif Rp240.000 untuk massage selama 80 menit.

Melebarkan Sayap
Nama mom n jo yang sangat catchy itu artinya tak jauh-jauh dari keluarga Fifi. “Mom itu tentu saja menggambarkan diri saya sendiri sebagai seorang ibu, sedangkan jo dari nama depan suami dan anak pertama saya,” katanya, tersenyum. Makanya, ketika ia kemudian hamil anak kedua pada tahun 2006, ia pun memilih nama dengan suku kata depan ‘jo’.

Kehamilan anak kedua pada tahun pertama mengawali bisnisnya, Fifi pun rela menjadi bahan praktik para terapisnya. “Setiap minggu, 3-5 kali saya dipijat. Hasilnya, pada kehamilan kedua ini saya tidak mengalami stretch mark dan mood saya tak gampang berubah,” kata Fifi.

Dengan tubuhnya yang relaks, Fifi menuturkan, putri keduanya, Joan (2), tumbuh menjadi anak yang sehat dan ceria. Dari hasil itu, Fifi makin mendapat bukti bahwa happy pregnancy, happy baby karena adanya keeratan interaksi antara ibu dan anak sejak dalam kandungan.Selain pijat bayi, atas permintaan ibu-ibu pelanggannya, Fifi menyediakan perawatan after labor. “Banyak yang mengeluh, mengapa, sih, yang dimanja hanya saat hamil. Padahal, setelah melahirkan ibu-ibu juga membutuhkan perawatan untuk mengembalikan tubuh agar fit lagi,” ujar Fifi, tertawa. Dia lalu menyekolahkan lagi para terapisnya untuk menguasai teknik pijatan yang dibutuhkan.

Kesuksesannya dalam waktu relatif singkat itu tentu saja menarik minat orang lain terjun ke bisnis yang sama. “Dulu sempat ada rasa sebal ketika melihat ada spa baru yang juga khusus untuk ibu hamil. Tetapi, kini saya malah berpikir positif, bahwa persaingan justru membuat bisnis kami teruji,” katanya. (YOS)

sumber : http://www.femina....


TIPS KEBERHASILAN USAHA

1.      Tempat yang nyaman dan asri dengan atmosfeer yang membawa ketenangan jiwa
2.      Dikelola dengan ulet, tekun dan tanpa mengenal putus asa
3.      Bangun image produk jasa yang ditawarkan memiliki keunikan dan keunggulan dibandingkan dengan produk atau jasa spa yang ditawarkan pesaing
4.      Kualitas pelayanan harus senantiasa terjaga
5.      Giat membangun jaringan baik dengan pemasok, lembaga keuangan, lembaga pembinaan, serta jaringan pasar/konsumen
6.      Segmentasi pasar yang jelas
Tips pasca melakukan spa yang bisa disarankan pada pelanggan :
1.      Agar kulit tubuh tetap kencang, hindari mandi menggunakan air panas.  Gunakan air suam-suam kuku.  Air panas adalah musuh terbesar bagi kulit;
2.      Jaga agar berat badan tetap stabil, agar kulit tetap elastis;
3.      Minum minimal 8 gelas air putih per hari untuk memperlancar pembuangan toksin dan menjaga kelembaban kulit;
4.      Gunakan selalu tabir surya meski dalam ruang tertutup;
5.      Olahraga rutin dan diet seimbang;
6.      Konsumsi makanan tinggi protein.


FAKTOR KRITIS PADA KEBERHASILAN USAHA
    
Secara umum kendala atau faktor kritis sebelum memulai usaha bagi calon Wira Usaha Baru  di bidang SPA   antara lain adalah:
  1. Dukungan dari keluarga, bagi keluarga yang terbiasa untuk bekerja sebagai pegawai baik pegawai negeri maupun swasta seringkali menghadapi tantangan dari keluarga bahwa wirausaha itu kurang memberikan status sosial yang membanggakan.
  2. Mencari lokasi yang strategis.  Usaha spa biasanya harus dibuka di kota-kota besar yang banyak kelas menengah termasuk kelompok ekspatriat yang membutuhkan investasi cukup besar untuk membagun atau menyewa tempat untuk dijadikan tempat spa.
  3. Memperoleh rekomendasi atau izin dari tetangga.  Pada sebagian masyarakat masih memandang bahwa usaha spa identik dengan mandi uap atau tempat pijat yang memiliki konotasi dekat dengan prostitusi

Sedangkan apabila usaha sudah berjalan, faktor kritis sebagai mana pada umumnya usaha jasa adalah terletak pada:
  • Orang atau tenaga profesional penghasil jasa, karena jasa tidak dapat disimpan dan memiliki sifat yang sangat spesifik. 
  • Terjadinya bajak membajak tenaga medis atau terapist  sering menyebabkan tingginya turn over mereka.  Apabila tenaga yang sudah memiliki pengalaman dan  kompetensi tinggi pindah, biasanya para konsumen pelanggan spa  kita juga ikut pindah.  Kita harus merekrut lagi orang baru yang belum tentu cepat diterima oleh konsumen/pelanggan.
  • Cepat puas terhadap keberhasilan sehingga kurang kreatif dan inovatif untuk terus menciptakan terobosan bisnis
  • Membagun image ritual-ritual spa dengan terapi kesehatan fisik dan mental
  • Manajemen usaha yang tidak dipisahkan dengan manajemen keluarga.

TEKNIS MELAKUKAN USAHA
Secara teknis Spa memiliki arti terapi dengan menggunakan air yang dicampur dengan berbagai minyak atau aroma terapi yang menggunakan bahan-bahan rempah-rempah, susu, madu, coklat, lumpur dll yang dipercaya memiliki daya untuk menyegarkan pikiran dan kulit. Oleh karena itu, spa tidak terpisahkan dari ritual-ritual atau perlakuan khusus untuk memanjakan pelanggan dengan terapi-terapi sesuai dengan kepentingannya. Berikut ini adalah ritual dalam salah satu jenis spa, mandi cokelat :
  1. Rendam kaki dalam air bunga, setelah itu pijat dengan salt bath untuk membebaskan kaki dari kuman dan bau;
  2. Selanjutnya terapis akan men-scrub tubuh (melumuri dan memijat) dengan campuran cokelat bubuk manis, yoghurt, dan air panas selama kurang lebih 40 menit;
  3. Untuk menghangatkan badan, pelanggan akan masuk ruang steam dengan aroma herbal asli (daun pandan, kulit jeruk, serai, bubuk cengkeh, bubuk cokelat);
  4. Setelah penguapan selesai, pelanggan akan dipersilakan mandi dengan air hangat yang dibubuhi lavender body wash;
  5. Berendam dalam air bunga selama 15 menit sambil minum ginger/herbal tea hangat dan low fat cookies;
  6. Body massage (pijatan seluruh tubuh) selama 50 menit dengan essensial oil pilihan.
 Bahan-bahan yang digunakan  dalam spa pada umumnya terdiri dari dua macam minyak yang spa, yaitu :
  1. Carrier oil, yang berfungsi melembabkan dan memberi gizi pada kulit.  Macamnya : jojoba, wijen, almond, grape, seed, zaitun.
  2. Essensial oil, yang berfungsi sebagai daya sembuh dan untuk kesegaran.  Minyak essensial mengandung sari tumbuh-tumbuhan, bunga, akar, biji, kayu, kulit kayu dan damar.
Bahan-bahan yang dapat digunakan sebagai nutrisi kulit :
  1. Alpukat :  kaya akan bahan-bahan pelembab, mendinginkan, dan mengandung gizi;
  2. Wortel : sangat berkhasiat untuk mengangkat kulit mati;
  3. Sitrus (jeruk lemon, jeruk limau, jeruk) : mengencangkan tubuh dan pembersih;
  4. Kelapa : kaya kandungan minyak, dapat memberi gizi pada kulit dan mengangkat kulit mati;
  5. Kopi : ampas kopi dapat digosokkan pada tubuh untuk mengangkat kulit mati, melemburkan kulit dan mengeluarkan racun dalam tubuh;
  6. Mentimun : mengencangkan jaringan tubuh;
  7. Jahe : menambah semangat;
  8. Madu : menyembuhkan kulit luka dan kasar, serta melenturkan masker;
  9. Gandum ; digunakan sebagai dasar penggosok;
  10. garam : mengeluarkan toksin dari kulit, mengandung mineral tinggi sebagai vitamin bagi tubuh;
  11. Rempah-rempah : misalnya kunyit, kayu manis, pala, kapulaga;
  12. Cuka : melembutkan kulit mati sehingga kulit tersebut mudah diangkat dan dibersihkan;
  13. Yoghurt : merupakan bahan dasar masker, untuk mendinginkan dan memberi gizi pada kulit;
  14. Lumpur dan tanah liat : mempunyai daya penarik, dapat membantu tubuh mengeluarkan toksin dan juga mempunyai kandungan mineral yang tinggi;
  15. Lavender : memeliki efek merangsang kulit, baik untuk kulit yang kering, membersihkan kotoran dari tubuh dan menenangkan pikiran;
  16. Cokelat : membantu melindungi sistem kekebalan tubuh, melawan rematik dan menghilangkan stress;
  17. Kuning telur : memberi gizi pada kulit dan mengencangkan kulit;
  18. Susu : sebagai emollient, untuk mengangkat sel kulit mati dan memberi gizi pada kulit;
  19. Rumput laut : menjadikan kulit lebih sehat dan bercahaya karena mengandung mineral, asam amino, antioksidan, phytohormones dan enzim;
  20. Ganggang laut : mengandung chlorophyll dan asam lemak esensial yang dapat membantu detoksifikasi dan mengencangkan kulit, dapat membangun sel-sel kulit dan berfungsi sebagai conditioner bagi kulit.
Tempat Spa harus nyaman dan bisa membuat konsumen merasa santai. Jika usaha ini dibuka di rumah, maka harus menyiapkan  ruangan kamar Spa dengan aksesoris dan soft furnishing yang pas.
Peralatan dan perlengkapan yang dibutuhkan:
  • 3 unit tempat tidur untuk lulur, dan pijat pada 3 ruangan @ Rp 4 juta
  • 3 ruangan untuk berendam dan shower, termasuk interior @  Rp 6 juta.
  • 1 whirlpool dan ruangan souna Rp 10 juta.
  • Handuk, pakaian mandi, pakaian khusus dan perlengkapannya Rp 2 juta

ASPEK LEGALITAS
Surat permohonan izin membuka spa yang memakai jasa seorang spesialis kecantikan/beautician ditujukan kepada Kepala Dinas Pariwisata.  Persyaratan pelengkap surat permohonan :
  1. Surat Pernyataan dari ahli kecantikan bersedia sebagai penanggung jawab teknis salon kecantikan;
  2. Fotokopi Surat Izin Praktik Ahli Kecantikan;
  3. Surat Keterangan Berbadan Sehat dari dokter bagi semua karyawan salon kecantikan;
  4. Surat Pernyataan dari dokter konsultan di bidang kecantikan/medis;
  5. Fotokopi KTP setempat;
  6. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP);
  7. Fotokopi Surat Izin praktik yang masih berlaku (Tipe A);
  8. Fotokopi Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) jika perlu;
  9. Fotokopi Surat Izin Gangguan;
  10. Surat Keterangan Domisili Usaha dari kelurahan setempat;
  11. Surat Keterangan kontrak/sewa bagi yang mengontrak/menyewa (minimal 2 tahun) disertai fotokopi KTP pemilik bangunan.
Spa yang menggunakan tenaga medis harus memiliki Surat Izin Praktik Tenaga Medis di kota setempat atau Surat Persetujuan Tempat Praktik yang masih berlaku (Tipe A).  Persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan Surat Izin Praktik Perorangan Dokter Umum, Dokter Gigi, Dokter Spesialis atau Dokter Gigi Spesialis, adalah wajib menyerahkan berkas berikut ini ke Dinas Kesehatan :
  1. Fotokopi ijazah pendidikan teakhir;
  2. Surat penugasan;
  3. Surat keputusan penetapan dalam rangka masa bakti atau surat bukti telah selesai menjalankan masa bakti;
  4. Surat Keterangan sehat dari dokter pemerintah;
  5. Surat Rekomendasi dari organisasi profesi (IDI/PDGI) dan surat pengantar dari persatuan dokter spesialis (bila dokter spesialis)








ANALISA USAHA
Analisis usaha sangat ditentukan oleh sekala usaha dapat didekati dengan kapasitas atau volume penjualan jasa per periode dan dan asumsi-asumsi yang dijadikan dasar perhitungan.  Sebagai simulasi, sekala usaha dan asumsi usaha spa yang disajikan ini adalah sebagai berikut:
  1. Usaha dilakukan di rumah sementara mengabaikan investasi untuk tanah dan bangunan,
  2. Modal usaha seluruhnya berasal dari modal sendiri (keluarga)
  3. Metoda penyusutan menggunakan metoda garis lurus
  4. Pajak PPH dan PPN diabaikan.
Investasi untuk peralatan
Peralatan yang diperlukan:
  1. Tempat tidur 3 unit (untuk lulur, pijat) untuk 3 ruangan termasuk interior @ Rp 4.000.000,-
  2.  Ruangan 3 unit untuk berendam termasuk shower dan interior @ Rp 6.000.000
  3. Whirlpool dan ruangan souna Rp 10.000.000
Semua peralatan ini diasumsikan memiliki umur ekonomis selama 5  tahun
Pembelian bahan-bahan
  1. Bahan untuk spa habis pakai per bulan Rp 5.000.000
  2. Handuk, pakaian mandi, pakaian khusus dan perlengkapannya per tahun Rp 5.000.000
Biaya usaha per bulan
  1. Listrik telepon dan air Rp 1.000.000,-
  2. Gaji beautician 3 orang @ Rp 2.000.000,-
  3. Biaya promosi Rp  1.000.000
  4. Gaji pemilik Rp 2.000.000,-
  5. biaya lain-lain Rp 500.000,-







Perkiraan Pendapatan Per Bulan

Rata-rata per hari akan ada 6 orang yang melakukan perawatan @ Rp 100.000,-
PROYEKSI LABA RUGI
KETERANGAN
 TAHUN 1
 Bulanan (Rp) 
 Tahunan (Rp) 
 Total 
(Rp)
A. PENDAPATAN


 216.000.000
Perawatan 6 orang per hari @ Rp 100.000,-
18.000.000
216.000.000

B. BIAYA BAHAN


 65.000.000
Bahan-bahan perawatan spa
5.000.000
60.000.000

Perlengkapan mandi (pakaian)

      5.000.000





C. LABA KOTOR (A - B)

  
  151.000.000
D. BIAYA USAHA



1. Biaya Listrik, telepon, air
1.000.000
12.000.000

2.Gaji pegawai
3.000.000
36.000.000

3. Biaya promosi/pemasaran
1.000.000
12.000.000

4. Biaya penyusutan
       
8.000.000

5. Biaya lain-lain
         500.000
6.000.000

6. Gaji Pemilik
2,000,000
24,000,000

E. TOTAL BIAYA USAHA
       

  98.000.000
F. LABA USAHA (C - E)

  
   53.000.000
G. B E P (E/C) 100%

  
          64,9 %



0 Response to "USAHA SPA"

Post a Comment

close